Sabtu, 06 Juni 2015

Profesi Dalam TSI dan Kode Etik Formal


Profesi Network Engineer dalam Teknologi Sistem Informasi


          Dalam tulisan ini saya akan membahas profesi yang berhubungan dalam Teknologi Sisitem Informasi atau yang disingkat dengan TSI dan kode etiknya dalam menjalankan profesinya, apa saja yang dilakukannya, tanggung jawabnya, dan lain sebagai nya. Dalam tulisan ini saya akan membahas satu persatu pengertian nya dimulai dengan :


Apa itu sebuah profesi ?

            Adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dsb) tertentu. Profesi adalah pekerjaan, contohnya seperti dokter, guru, penyanyi, dll. Namun tidak semua bidang pekerjaan dapat dikatakan sebagai profesi.

Apa itu kode etik formal ?

          Kode etik adalah merupakan suatu bentuk aturan tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan dapat difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik. Dengan demikian kode etik adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial (profesi) itu sendiri.

             Jaringan menjadi bagian terpenting dalam TI, tanpa jaringan suatu perangkat komputer maupun seluler tidak dapat saling terhubung. Apalagi dengan munculnya era komputasi awan (cloud computing), profesi ini akan semakin banyak diminati oleh perusahaan yang menyediakan jasa komputasi awan maupun perusahaan yang menggunakan teknologi komputasi awan. Profesi ini bertugas merancang, membuat, dan mengelola layanan antar jaringan jaringan telepon dan komputer. Aspek keamanan juga menjadi bagian penting dalam merancang suatu jaringan.

Definisi mengenai Network Enginer

            Network Engineer adalah nama sebuah pekerjaan (profesi) yang mempunyai tugas untuk mengurusi jaringan komputer/telekomunikasi di sebuah organisasi. Network Engineer akan dianggap berhasil ketika Jaringan yang dikelolanya dapat berfungsi baik, stabil, dapat diakses/digunakan oleh user, dan mendukung tujuan organisasi.etwork Engineer adalah nama sebuah pekerjaan (profesi) yang mempunyai tugas untuk mengurusi jaringan komputer/telekomunikasi di sebuah organisasi. Network Engineer akan dianggap berhasil ketika Jaringan yang dikelolanya dapat berfungsi baik, stabil, dapat diakses/digunakan oleh user, dan mendukung tujuan organisasi. orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya juga disebut network enginer.

Apa yang dikerjakan oleh Network Engineer sehari-hari?

        Dalam melakukan tugasnya Network Engineer tidak behubungan langsung dengan end-user, jadi mereka ngak mengurusi laptop yang hang, tinta printer yang habis, printer ngadat, komputer bervirus, dll yang berhubungan dengan end-user
Yang dikelola oleh Network Engineer adalah perangkat-perangkat networking seperti router, switch, hub, firewall, modem, access point, cable. Dalam penjabaran teknisnya,
Seorang network engineer akan:
  • Melakukan monitoring. misal: apakah ada traffik yang aneh?, kenapa di grafik ini ada peningkatan traffik yang tiba2 pada jam 11 malam?
  • Melakukan troubleshooting. misal ada user yang komplain ngak bisa mengakses wifi, maka network engineer akan mengecek kenapa user ini tidak dapat mengakses wifi? apakah ada problem di network, atau komputer dia yang error?
  • Seorang network engineer haruslah fasih dalam menggunakan protocol analyzer (misal K-15 atau wireshark) untuk analisis network
  • Membuat planning & topologi jaringan supaya mudah dalam troubleshooting. misal alokasi IP address, VLAN, routing, dll
  • Mengaplikasikan keamanan jaringan. misal membuat aturan firewall (memblok akses ke network tertentu, website tertentu, dll)
  • Membuat bandwidth management, agar tidak terjadi rebutan bandwidth antar user.
  • Remote support atau on-site support. tidak jarang, diluar jam kantor network engineer masih ditelpon terkait dengan problem network dimana perlu dilakukan aksi segera
  • Seringkali dalam melakukan pekerjaannya, pengetahuan akan hal lain akan sangat membantu dalam troubleshooting jaringan. misal mengetahui cara database bekerja lewat network, mengerti operating system, dan juga mengerti programming juga







Kemampuan Network engineer
Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:
  • Pengetahuan yang up to date dan memahami kebutuhan bisnis dan industri
  • Kemampuan komunikasi yang baik sekali
  • Mampu untuk menerima bermacam tugas dan memperhatikan detail
  • Kemampuan analytical dan problem-solving
  • Kemampuan teamwork dan mampu untuk merasa nyaman bekerja dengan tim, client dan grup staff yang berbeda antar organisasi
  • Kemampuan organisasional


Aktivitas Kerja Network engineer
        Pekerjaan ini terpengaruh oleh ukuran dan tipe dari organisasi yang mempekerjakannya. Aktivitas standar yang dilakukan oleh orang-orang berprofesi dibidang ini adalah:
  • Memasang, mendukung, memelihara server hardware dan infrastruktur software baru
  • Mengatur e-mail, anti spam, dan virus protection
  • Melakukan setting user account, izin dan password
  • Memonitor penggunaan jaringan
  • Memastikan cost-effective dan efisiensi penggunaan server
  • Mengusulkan dan menyediakan solusi IT untuk masalah bisnis dan manajemen
  • Memastikan semua peralatan IT memenuhi standar industri
  • Menganalisa dan menyelesaikan kesalahan, mulai dari major system crash sampai kelupaan password
  • Mengerjakan rutin preventative measures dan mengimplementasikan dan memonitor keamanan jaringan, jika jaringan terkoneksi ke internet
  • Menyediakan pelatihan dan dukungan teknis untuk user dengan bermacam tingkat pengetahuan IT dan kompetensi
  • Mengawasi staff lain, seperti help desk technician
  • Bekerja dekat dengan departemen/organisasi lain dan berkolaborasi dengan staff IT lain
  • Merencanakan dan mengimplementasikan pengembangan IT untuk masa mendatang dan menjalankan kerja proyek
  • Mengelola website dan memelihara jaringan internal
  • Memonitor penggunaan web oleh para pekerja


Skill/kualifikasi apa yang diperlukan oleh NE?
             Bicara skill, tentu saja tidak lepas dari vendor perangkat jaringan, misal: cisco, mikrotik, juniper, brocade, tp-link, dll. pada tahap awal, pemula wajib mempunyai dasar jaringan yang baik (pemahaman OSI layer, TCP/UDP, IPv4, ethernet, dll), setelah itu belajar konfigurasi perangkat kerasnya. akan jauh lebih baik jika seorang network engineer memiliki sertifikasi sebagai bukti dari keahlian & pengalamannya.
 


Kalau begitu saya perlu masuk program studi apa di universitas agar menjadi network engineer?
            Dunia industri lebih tertarik kepada sertifikasi keahlian jaringan daripada ijazah jurusan telekomunikasi/informatika/teknikkomputer/dll. industri lebih mengenal sertifikat CCNA, CCNP, CCIE, MTCNA, MTCRE, MTCWE daripada ijazah S1 dari jurusan XYZ. cisco misalnya, membuat kurikulum networking untuk pengguna yang sama sekali buta dengan networking. sehingga tanpa perlu masuk ke kuliah formal, orang awam bisa menjadi network engineer.


Etika profesi yang harus dimiliki oleh seorang engineer antara lain:
  1. Mengetahui seluk beluk Internet dan mesinnya
  2. Mampu menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan rekan kerja yang lain
  3. Selalu memperhatikan keselamatan kerja sesuai dengan standar yang berlaku
  4. Selalu mendayagunakan disiplin
  5. Mampu melaksanakan & menjaga kredibilitas ketika dilimpahkakn wewenang oleh atasannya.


Untuk itu adapun kode-kode etik yang harus dimiliki oleh engineer yaitu sebagai berikut:
  1. Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka fatktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan.
  2. Menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dan membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul;
  3. Akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia.
  4. Menolak sogokan dalam segala bentuknya.
  5. Mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya.
  6. Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami.
  7. Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan.
  8. Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat.
  9. Membantu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini.


Demikianlah bahasan mengenai Profesi Dalam TSI dan Kode Etik Formal
Profesi Network Enginer dalam Teknologi Sistem Informasi yang telah saya jabarkan


Sumber :


 


 

 

Rabu, 15 April 2015

Contoh Kasus UUD ITE pada UU no 11 tahun 2008

Pengelola @TroMacan@2000 Dijerat Pasal Berlapis

(Senin, 23/3/2015) Jakarta - Pengelola akun Twitter @TrioMacan2000 Raden Nuh, Edy Saputra, dan Koes Hardjono menjalani sidang perdana mereka untuk kasus pemerasan yang dilakukan kepada Dirut PT TBIG, Abdul Satar. Ketiganya didakwa jaksa dengan pasal berlapis.

Dalam dakwaan pertama yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum, Azy Tyawatdana saat persidangan di PN Jaksel, Senin (23/3/2015), ketiganya dijerat dengan Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 29 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat 1 ke satu KUHP.


Menurut Jaksa, dakwaan pertama dikenakan pada tiga terdakwa atas perbuatan mereka karena mengirimkan informasi elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi kepada korban.



Sementara di dakwaan kedua, ketiganya dikenai Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 29 UU ITE juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. "Dengan sengaja mengirim informasi atau membuat diaksesnya informasi elektronik yang bermuatan penghinaan," kata Jaksa.



Sedangkan pada dakwaan ketiga seluruh terdakwa dijerat Pasal 369 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atas perbuatan memberi ancaman pencemaran nama baik dan membuka rahasia.



"Ada perbuatan yang menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melakukan ancaman pencemaran nama baik," kata jaksa.



Dakwaan keempat yaitu Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atas perbuatan penipuan. "Terdakwa melakukan penipuan, karena menjanjikan akan menghapus informasi yang diposting setelah dikirimkan uang, tapi setelah dikirim tetap tidak dihapus," jelas Azy

Sedangkan dakwaan terakhir yaitu para terdakwa dijerat dengan Pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.


"Terdakwa didakwa pencucian uang karena mendapat USD 5 ribu kemudian diubah menjadi rupiah lalu didistribusikan," tukas jaksa.



Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut ketiga terdakwa mengajukan keberatan. Namun ketiganya diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatannya pada sidang berikutnya dengan agenda eksepsi.

  • Analisa pada kasus ini, melanggar UUD ITE Terkait Autorisasi (Kewenagan User) dan Akses file. Pasal yang di pakai atau yang dijerat pada kasus ini adalah (Dalam uu no 11 tahun 2008) :

  1. Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 29 UU ITE juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP
  2. Pasal 369 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP
  3. Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atas perbuatan penipuan
  4. Pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010
  5. Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

  • Atau juga bisa juga di jerat dengan pasal dan Dengan Sangsi atau hukuman sebagai berikut :
  • Pasal 27 UU ITE tahun 2008 : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen yang memiliki muatan yang melanggar keasusilaan. Pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000 (Satu Miliar Rupiah)
  • Pasal 29 UU ITE tahun 2008 : Setiap oran dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau manakut-nakuti yang ditujukkan secara pribadi (Cyber Stalking). Ancaman pidana pasal 43 ayat 3 setiap orang yang memnuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 dipidana dengan pidan penjara paling lama 12 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 2.000.000.000 (dua miliar rupiah)

  • Profesionalime dalam kasus ini profesi yang termasuk legal dan juga ada ilegalnya . Disebut legal karena hak manusia (akun @triommacan2000) untuk menyampaikan informasi yang salah atau melanggar hukum yang tidak diketahui banyak orang, untuk dipubilkasikan kepada masyrakat atau orang yang belum tahu menjadi tahu. Dan disebut illegal karena terkadan akun ini (@triomacan2000) menyampaikan hal atau informasi kebohongn public , pemerasan dan pencemaran nama baik. Pada media social (Twitter)


Sumber:
eptikbsi16.blogspot.in/2013/05/peraturan-undang-undang-tentang-ite.html?m=1





Jumat, 14 November 2014

Pengaruh Telematika Terhadap Perkembangan E-Commerce dan Analisa Sistem Website Printingkaos.com


Abstrak

          Pokok pembahasan pada paper ini adalah menganalisa sistem website yang sudah ada yaitu website printingkaos.com, kebutuhan utama akan sandang dan selera masyarakat yang berbeda, membuat printingkaos menjalankan bisnisnya dengan menyediakan kaos dan jaket dengan berbagai macam jenis dan ukuran disertai desain yang diinginkan oleh customer yang tinggal mengupload di website tersebut. Disetiap website pasti ada kekurangan dan kelebihan terlebih printingkaos.com yang merupakan website e-commerce yang seharusnya memudahkan user untuk memesan dan membeli barang-barang di website tersebut. Pada proses penganalisanya dibutuhkan koneksi internet dan laptop atau komputer untuk menuju website tersebut.
            Setelah dianalisa masih banyak kekurangan pada website prinitngkaos.com seperti interface dan alur pemesanan, maka dibuatlah analisa website terbarunya dengan user friendly dan estetik.

BAB 1
Pendahuluan
1.1  Latar Belakang
            Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, telah menciptakan banyak peluang bisnis baru yang transaksi-transaksi bisnis makin banyak dilakukan secara elektronika. Perkembangan internet yang cepat dan memberi pengaruh yang signifikan dalam segala aspek kehidupan, seperti jual-beli. Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media internet, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perdagangan yang dikenal dengan istilah Eletronic Commerce atau E-Commerce.
            Berinteraksi, berkomunikasi bahkan melakukan perdagangan dengan orang dari seluruh dunia dengan cepat dan mudah. Beberapa tahun terakhir ini dengan begitu merebaknya media internet menyebabkan banyak perusahaan yang mulai mencoba menawarkan berbagai macam produknya menggunakan media ini. Dan salah satu manfaat dari keberadaan internet adalah sebagai media promosi suatu produk yang dionlinekan melalui internet yang dapat membawa keuntungan besar bagi pengusaha karena produknya di kenal di seluruh dunia.

1.2 Ruang Lingkup
            Keberadaan E-Commerce merupakan alternatif bisnis yang cukup menjanjikan untuk diterapkan pada saat ini, karena E-Commerce memberikan banyak kemudahan bagi kedua belah pihak, baik dari pihak penjual (merchant) maupun dari pihak pembeli (buyer) di dalam melakukan transaksi perdagangan. Dengan E-Commerce setiap transaksi tidak memerlukan pertemuan dalam tahap negoisasi. Oleh karena itu jaringan internet ini dapat menembus batas geografis dan teritorial.

1.3 Batasan Masalah
            Analisa website printingkaos.com diperuntukan untuk pihak printingkaos.com untuk lebih memudahkan user atau customer dalam mengakses website serta penambahan fasilitas-fasilitas pada website dan tampilan website yang lebih menarik untuk pengguna.


1.4 Tujuan Penulisan
            Perbaikan sistem website agar tidak terjadi miss communication kepada pengguna website tersebut terutama yang untuk baru berkunjung ke website tersebut karena minimnya fasilitas yang ada pada website tersebut seperti tidak ada tata cara pemesanan serta memberikan user untuk mengakses dan memesan barang pada website dengan mudah, cepat dan aman.

1.5 Kekurangan
            Website Printingkaos.com adalah website sistem tentang cara pemesanan kaos secara custom yang bertujuan untuk memilih sendiri gambar, jenis dan warna kaos yang ingin dipesan. Sistem ini berbeda dengan sistem lainnya, jika website sistem lain menjual kaos yang sudah di sediakan sehingga harus memesan dan membeli hanya pada koleksi kaos-kaos tersebut, akan tetapi sistem ini memudahkan pengguna membuat kaos yang diinginkan.
Di sisi lain, website sistem printingkaos.com ini juga memiliki beberapa permasalahan yang di nilai kurang menarik bagi pengunjungnya. Permasalahan tersebut antara lain,
1.      ketika masuk member atau login, tidak adanya pemberitahuan apakah sudah berhasil login atau belum, melainkan harus membuka tab ‘order’ terlebih dahulu untuk memastikan berhasil login atau tidak.
2.      Pada saat salah memasukkan username atau password, tidak menampilkan kegagalan login sehingga tidak diketahui apakah salah login atau tidak.

BAB 2
Landasan Teori

2.1 Penelitian terkait
            Setelah diteliti, pada website ini terdapat beberapa kekurangan yang membuat pengguna kebingungan. Dari sini, kami akan mengusulkan pembaharuan dari kekurangan website sistem tersebut, yang meliputi:
1.      ketika login member seharusnya ada pemberitahuan yang menyatakan bahwa sudah berhasil login atau tidak. Contohnya : “Selamat Datang”, “Hello Budi”. Dengan begitu pengguna bisa mengetahui dengan jelas apakah sudah berhasil login atau tidak.
       2. Ketika salah memasukkan username atau password seharusnya sistem memberitahukan bahwa pengguna salah memasukan username atau passwordnya. Contohnya: “Maaf username atau password yang anda masukan salah !” atau “wrong username or password”. Dengan begitu pengguna bisa mengetahui adanya kesalahan antara username atau password yang di masukannya.

2.2 Definisi Telematika
            Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk berbagai macam bidang, sebagai contoh adalah:
a. Intergrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dinkenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
b. Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalu lintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Jadi telematika itu sendiri dapat diartikan sebagai sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Salah satu contoh telematika yaitu internet.

2.3 Pengertian E-Commerce
            E-Commerce adalah dimana dalam satu website yang menyediakan atau dapat melakukan transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and delive”.
E-Commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan). Cara pembayaran pada E-Commerce adalah transfer antar bank melalui teller/atm/mobile banking/internet banking ataupun secara digital melalui account PayPal atau credit card.
            Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard) dan perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang menyediakan jaminan keamananan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan E-Commerce.

2.3.1 Istilah-istilah dalam E-Commerce
a. Digital atau electronic cash
Metoda yang memungkinkan seseorang untuk membeli barang atau jasa dengan cara mengirimkan nomor dari satu computer ke komputer yang lain.
b. Electronic checks
Pada saat ini sedang di ujicoba oleh CyberCash, sistem check electronic seperti PayNow akan mengambil uang dari account check di bank.
c. Micropayment
Transaksi dalam jumlah kecil antara beberapa ratus rupiah hingga puluhan ribu rupiah, misalnya untuk mengambil/mengakses grafik, game maupun informasi.

2.3.2 Contoh E-Commerce
a. Pembelian pakaian melalui online               c. Pembelian buku melalui online
b. Pembelian elektronik melalui online
BAB 3
Usulan dan Perencanaan
3.1 Metodologi
            Langkah-langkah dalam pemesanan di website printing kaos adalah login menggunakan username dan password lalu mengupload gambar yang diinginkan untuk menjadi desain kaos setelah upload maka akan diarahkan untuk memilih jenis kaos yang diinginkan, warna serta pilihan mau menggunakan tinta putih atau penambahan lengan panjang.
Setelah itu maka akan ditampilkan data order beserta total pembayaran dan proses pembuatannya 3-5 hari tergantung banyaknya pesanan.

3.2 Usulan
            Ada keterangan stock kaos yang tersedia. Contoh web E-Commerce adalah Printingkaos.com, salah satu web yang menyediakan jasa pembuatan kaos dan jaket.
            Di sisi lain sangat membantu masyarakat yang ingin membuat kaos personal ataupun perusahaan atau komunitas, namun di sisi lainnya web ini belum disertai dengan paduan cara order untuk customer baru dan belum adanya daftar stock kaos atau jaket yang ready atau out of stock serta belum ada cara untuk direct otomatis jika ingin transfer melalui internet banking serta layanan pelacakan nomer resi.

3.3 Minimum Require
            Untuk membuka website dibutuhkan koneksi internet pada komputer atau laptop. 
3.4 Prototype


Ini adalah contoh tampilan awal pada printing kaos.com , jika kita memasukan username dan password, tidak ada menandakan ada user yang login dan jika kita memasukkan username atau password salah pun tidak ada peringatan jika username dan password salah.

Ini adalah contoh tampilan yang telah diperbaiki, jika berhasil login, maka akan menampilkan menampilkan menu logout pada sisi kanan atas dan menu tambahan seperti account untuk menampilkan username, password, nama, alamat dan no tlp, resi untuk melihat list daftar pengiriman serta nomor resi (digunakan untuk pelacakan paket pengiriman), history untuk melihat daftar belanja user yang terdahulu serta invoice untuk melihat jumlah pembayaran yang dibayarkan oleh user.


Jika kita memasukkan username atau password yang salah, maka akan menapilkan peringatan *wrong username or password.

Daftar Pustaka



Jumat, 24 Oktober 2014

Pengaruh Telematika Terhadap Perkembangan E-Commerce


1.1 Pendahuluan


      Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, telah menciptakan banyak peluang bisnis baru yang transaksi-transaksi bisnis makin banyak dilakukan secara elektronika. Perkembangan internet yang cepat dan memberi pengaruh yang signifikan dalam segala aspek kehidupan, seperti jual-beli. Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media internet, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perdagangan yang dikenal dengan istilah Eletronic Commerce atau E-Commerce.

   Berinteraksi, berkomunikasi bahkan melakukan perdagangan dengan orang dari seluruh dunia dengan cepat dan mudah. Beberapa tahun terakhir ini dengan begitu merebaknya media internet menyebabkan banyak perusahaan yang mulai mencoba menawarkan berbagai macam produknya menggunakan media ini. Dan salah satu manfaat dari keberadaan internet adalah sebagai media promosi suatu produk yang dionlinekan melalui internet yang dapat membawa keunutngan besar bagi pengusaha karena produknya di kenal di seluruh dunia.

    Keberadaan E-Commerce merupakan alternatif bisnis yang cukup menjanjikan untuk diterapkan pada saat ini, karena E-Commerce memberikan banyak kemudahan bagi kedua belah pihak, baik dari pihak penjual (merchant) maupun dari pihak pembeli (buyer) di dalam melakukan transaksi perdagangan. Dengan E-Commerce setiap transaksi tidak memerlukan pertemuan dalam tihap negoisasi. Oleh karena itu jaringan internet ini dapat menembus batas geografis dan teritorial.


1.2 Definisi Telematika

      Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk berbagai macam bidang, sebagai contoh adalah:

  • Intergrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dinkenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.

  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalu lintas (road vehicles dan vehicle telematics).


Jadi telematika itu sendiri dapat diartikan sebagai sistem jaringan komunikasi jarak jauh dengan teknologi informasi yang lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Salah satu contoh telematika yaitu internet.





1.3 Perkembangan Telematika

    Perkembangan telematika saat ini telah banyak mengalami kemajuan yang sangat pesat dengan banyaknya bidang yang memanfaatkan telematika seperti bidang telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data yang menjadi kebutuhan konsumen mereka seperti telekomunikasi lewat telepon, saluran televisi, radio dan media lainnya.

   Masyarakat pun bisa dengan mudah mengakses internet dari rumah maupun di kantor dengan jaringan broadband yang disediakan oleh bermacam-macam penyedia jasa internet. Murahnya jasa penyedia layanan internet pun menjadikan perkembangan telematika semakin cepat. Akses masyarakat terhadap internet pun semakin mudah, kini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses internet kapan dan dimana saja, oleh karena itu mudahnya masyarakat mengakses internet pun mempengaruhi perkembangan E-Commerce saat ini.

1.4 Trend Telematika ke Depan

   Seiring berkembangnya gaya hidup manusia, tentunya menjadi salah satu faktor pendukung berkembangnya teknologi informasi. Kebutuhan akan informasi yang digunakan sebagai penunjang keputusan untuk masa depan. Sehingga menjadikan masyarakat dituntut untuk mengetahui informasi secara cepat dan tepat.

    Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming E-Commerce.
Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sector-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%.


1.5 Prinsip Dasar Telekomunikasi

Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kaitannya dengan 'Telekomunikasi' bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga :
  • Komunikasi Satu Arah (Simplex). Dalam komunikasi satu arah (Simplex) pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh :Pager, televisi, dan radio.
  • Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam komunikasi dua arah (Duplex) pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh : Telepon dan VOIP.
  • Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex). Dalam komunikasi semi dua arah (Half Duplex)pengirim dan penerima informsi berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh :Handy Talkie, FAX, dan Chat Room




Masalah-masalah yang timbul pada telekomunikasi :
  • Masalah terminal
  • Masalah transmisi
  • Bagaimana menyambungkan terminal-terminal tersebut dan bagaimana mengontrol atau mengendalikan penyambungan dari terminal-terminal tersebut.


1.6 Pengertian E-Commerce

      E-Commerce adalah dimana dalam satu website yang menyediakan atau dapat melakukan transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and delive”. E-Commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan). Cara pembayaran pada E-Commerce adalah transfer antar bank melalui teller/atm/mobile banking/internet banking ataupun secara digital melalui account PayPal atau credit card.

    Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang menyediakan jaminan keamananan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan E-Commerce.

1.7 Istilah-istilah dalam E-Commerce
a. Digital atau electronic cash
Metoda yang memungkinkan seseorang untuk membeli barang atau jasa dengan cara mengirimkan nomor dari satu computer ke komputer yang lain.

b. Electronic checks
Pada saat ini sedang di ujicoba oleh CyberCash, sistem check electronic seperti PayNow akan mengambil uang dari account check di bank.

c. Micropayment
Transaksi dalam jumlah kecil antara beberapa ratus rupiah hingga puluhan ribu rupiah, misalnya untuk mengambil/mengakses grafik, game maupun informasi.

1.8 Contoh E-Commerce
a. Pembelian buku melalui online
b. Pembelian elektronik melalui online
c. Pembelian kendaraan melalui online
d. Pembelian pakaian melalui online




1.9 Contoh Web E-Commerce






Contoh web E-Commerce adalah Printingkaos.com, salah satu web yang menyediakan jasa pembuatan kaos dan jaket. Kebutuhan utama akan sandang dan selera masyarakat yang berbeda, membuat printingkaos menjalankan bisnisnya dengan menyediakan kaos dan jaket dengan berbagai macam jenis dan ukuran disertai desain yang diinginkan oleh customer yang tinggal mengupload di website tersebut.

Di sisi lain sangat membantu masyarakat yang ingin membuat kaos personal ataupun perusahaan atau komunitas, namun di sisi lainnya web ini belum disertai dengan paduan cara order untuk customer baru dan belum adanya daftar stock kaos atau jaket yang ready atau out of stock serta belum ada cara untuk direct otomatis jika ingin transfer serta layanan pelacakan nomer resi.


Daftar Pustaka


Kamis, 19 Juni 2014

Ayo Lawann !!!!



Di awal maret 2014, perdana mentri Turki, Recep Tayyip Erdogan, berkunjung ke kantor Google. Dia mencoba google car, mengenakan googleGlass , dan berjanji mendorong indistri digital dinegara yang ia pimpin sejak tahun 2013.  Karena itu menjadi ironis ketika kini Erdogan menjadi pemimpin yang aktif membelenggu kebebasan internet. Hal ini bisa dilihat dari aturan baru di Turki membolehkan pemerintah menutup sebuah situs tanpa keputusan pengadilan. Aturan itu juga memungkinkan pihak yang berwenang mengumpulkan informasi mengenai warganya di dunia maya. Tidak cuma itu, Erdogan juga sempat memblokir Twitter dan Youtube karena gerah dengan kicauan yang menyebut dirinya terlibat korupsi.

Kasus di Turki menjadi contoh semakin kuatnya keinginan para penguasa Negara untuk meregulasi dunia internet. Di Tiongkok, akses ke situs popular di dunia seperti Twitter dan Facebook telah lama diblokir. Di Rusia, pemerintah Putin menerapkan aturan yang kian keras terhadap situs berita. Indonesia pun sempat hebih ketika situs Vimeo diblokir atas nama pornografi.

Tidak heran jika muncul kekhawatiran tentang masa depan internet. Secara alami, internet adalah sarana demokratisasi yang mensejajarkan setiap orang dalam tngkat yang sama. Setiap orang dengan mudah menyuarakan pendapatnya, menyumbangkan idenya, dan mendiskusikannya dengan orang lain. Dari sifat dasar itulah, internet jadi gudang pengetahuan yang tidak ada habisnya dan terbuka bagi semua orang.